Tag Archive | "Operating System"

Tags: ,

Pengujian RAID 1 hardisk SAS, Server SuperMicro


Hari ini karena penasaran dengan teknologi SAS dari server SuperMicro yang beberapa minggu yang lalu aku jadikan sebagai File Server untuk Head Of Departement. Kenapa aku harus melakukan pengujian ini ?. ada beberapa faktor :

  • Ingin melihat kemampuan nya secara langsung, teknologi ini dalam meminimilisasi kehilangan data
  • Ingin beli server dengan type ini lagi
  • Dll, salah satunya…, emang gue nya suka ngoprek he he he

Server ini ada 3 hardisk, 1 aku gunaiin sebagai OS dan yang dua type SAS aku gunain sebagai RAID 1.Oh iya… OS yang aku pake windows 2003, pengujian dilakukan pada server FS dengan dua cara:

CARA I

  • Komputer FS dalam kondisi ON
  • Hardisk 1 di cabut
  • Dilakukan browse terhadap file file yang tersimpan di partisi hardisk dengan system RAID 1

Hasil :

  1. Semua data masih bisa dibuka dan normal.
  2. Setelah dilakukan restart, dilihat dari tampilan seblum masuk BIOS, RAID 1 dalam status degrade (Rebuilding status)
  3. Setelah masuk OS, dan di lakukan browse kembali, data masih bisa dibuka, namun agak sedikit lambat, mungkin dikarenakan ada proses sinkronisasi

CARA II

  • Komputer FS dalam kondisi ON
  • Hardisk 1 dicabut, dilakukan browse explore hasil normal
  • Hardisk 1 dimasukkan kembali, hardisk 2 dicabut dan Komputer dalam keadaan nyala.
  • Dilakukan browse terhadap file file yang tersimpan di partisi hardisk dengan system RAID 1

Hasil :

  1. Data yang terdapat di partisi dengan system RAID 1, hanya terbaca foldernya saja, sedangkan file file nya tidak bisa dibaca (Folder Kosong)
  2. Setelah dilakukan restart dan tampilan sebelum masuk BIOS, RAID 1 dalam status Offline
  3. Masuk system RAID, dilakukan konfigurasi untuk meng ONLINE kan system RAID 1, dan kemudian dilakukan reboot. Hasil nya data dapat di baca kembali dan normal

Posted in UncategorizedComments (2)

Tags: , ,

Hal – Hal Lucu saat munculnya KOMPUTER


Jim Cartlon, seorang wartawan Wall Street Journal, baru-baru ini mengumpulkan keluhan dari para konsumen komputer Amerika.
Dan ternyata keluhan mereka jauh lebih “idiot” daripada yang kita kira. Berikut petikan keluhan2 konsumen yang super konyol & “super moron” itu :

1. Compaq pernah mempertimbangkan untuk mengubah perintah “Press ANY Key” menjadi “Press ENTER Key” dikarenakan banyaknya telefon yang menanyakan letak tombol “ANY” di keyboard.

2. AST Technical Support menerima laporan konsumen karena kesulitan menggunakan mouse. Saat Techinal Support berkunjung, mereka menemukan mouse tersebut tidak bisa digunakan… karena masih terbungkus rapi di dalam plastiknya. Penggunanya (seorang wanita) takut dengan mouse (tikus) sehingga tidak berani mengeluarkannya dari dalam plastik. Takut diserang mouse komputer?

3. Di tahun 1980-an, ketika disket masih berukuran besar, Teknisi Compaq pernah menerima keluhan seorang konsumen yang disketnya tidak terbaca oleh drive-disk komputer. Setelah diselidiki, ternyata konsumen itu sebelumnya memasukkan disket ke dalam mesin tik dan mengetikkan label yang tertempel di disket itu.

4. Sebuah keluhan lain dari konsumen AST yang mengatakan disket mereka terkena virus yang sulit dibersihkan.
Petugas AST meminta orang itu mengirimkan kopi disket yang terinfeksi itu untuk dipelajari.
Beberapa hari kemudian, petugas AST menerima foto kopi disket dari konsumen tersebut.

5. Seorang konsumen DELL mengeluhkan kalau dia tidak dapat mengirimkan fax via komputer.
Setelah diarahkan selama 40 menit lewat telepon, petugas DELL menemukan kalau konsumen itu mencoba mengefax via komputer dengan cara memegang kertas yang akan di fax di depan monitor, sambil menekan tombol “SEND” di layar.

6. Seorang konsumen DELL lain mengeluh karena keyboard yang digunakannya sudah tidak bisa berfungsi sejak dibersihkan.
Ketika ditanya caranya membersihkan keyboard, dia menjelaskan, “Saya mencuci dan menggosok semua bagian keyboard dengan sabun, dan membilasnya dengan air, lalu menjemurnya.”

7. Seorang konsumen DELL marah besar karena tidak bisa menyalakan komputer yang baru dibelinya. “Semua sudah terpasang dengan baik.
Tapi setiap kali saya tekan pedal kaki , tidak terjadi apa-apa.” Setelah diselidiki ternyata “pedal kaki” yang dimaksud orang itu adalah : mouse.

8. Seorang lagi konsumen DELL marah besar karena komputer barunya tidak nyala.
Dia menjelaskan semua sudah terpasang dengan benar, dan ketika dia menunggu selama 20 menit, tidak terjadi apa-apa pada komputernya. Ketika teknisi DELL menanyakan apakah “power switch” sudah dinyalakan, dia balik bertanya, “Power switch apa?”

9. Berikut adalah tanya-jawab antara petugas Novell NetWire dengan seorang konsumen :
Penelepon : Hallo, dengan Tech Support?
Novell : Ya, bisa dibantu?
Penelepon : Tatakan cangkir di PC saya patah. Apa mungkin saya bisa menggantinya?
Novell : Tatakan cangkir? Apakah itu hadiah saat Anda membeli komputer?
Penelepon : Tidak. Tatakan cangkir ini sudah ada di komputer saya. Dan ketika saya meletakkan gelas saya di atasnya, tatakan itu patah. Yang saya ketahui, di bagian depan tatakan itu ada tulisan “CD-ROM, 16X”.
(Saat itu juga, petugas Novell langsung mematikan
telepon dan tertawa terbahak-bahak…)
maaf jikalau

Posted in UMUMComments (0)

Tags: , ,

Ujian MCSE, Apa aja sih ?


Karena tertarik dengan ujian MCSE, hari ini aku coba coba cari informasi masalah ujian ini, wah ternyata banyak juga ujian yang harus dilalui untuk mendapatkan sertifikat MCSE ini, ada beberapa ujian yang harus di lalui:

Ini Ujian yang harus diambil jika anda mau mendapatkan sertifikasi MCSE :

1 Client   :  70-270(Windows XP) / 70-620(Windows Vista) (lebih baik ambil yg Vista, karena dpt sertifikasi baru)

4 Server  :  70-290, 70-291, 70-293, 70-294 (Windows Server 2003)

2 Pilihan :  70-298(WindowS Server 2003) dan 70-284(Exchange Server 2003) (ini yang pingin saya ambil,

bisa lebih banyak lagi pilihannya, harus cek di web Microsoft)

Semoga tahun depan udah bisa ikut dan lulus, soale banyak juga ujiannya.

Posted in UMUMComments (0)

Tags: , , , ,

Ubuntu Hardy Heron 8.04 dengan Active Directory


Hari ini ada sedikit masalah dengan komputerku, bermula dari warning yang terjadi di symantex end point, setelah beberapa saat aku scan computerku, namun tidak ada tanda tanda selesai, malah yang ada warning dan warning.

Sekembali dari ruang NOC dan mau browsing lewat komputerku, ternyata koneksi jaringan putus, aku kira ethernet nya yang rusak. sebelum aku ganti ethernet aku coba booting dengan linux, ternyata ethernet nggak bermasalah. Kemudian kembali ke windows ternyata komputer selalu nggak bisa berhubungan dengan luar. setelah otak atik sana  sini nmggak berhasil juga. maka aku putuskan booting menggunakan linux. Namun mata merasa tidak sedap, karena linux yang aku pake emang cocoknya buat server, kemudian aku nekat install Ubuntu Hardy.

Tahap installasi nggak menuai masalah dan cuma memakan beberapa menit saja. Installasi selesai, maka mulai sedikit oprek sana oprek sini agar Ubuntu ku bisa join domain dan nari k email melalui exchange.

Untuk join domain di perlukan installasi beberapa paket, dan caranya adalah sebagai berikut :

  • sudo apt-get update
  • sudo apt-get install likewise-open
  • sudo domainjoin-cli join fqdn.of.your.domain Administrator
  • sudo update-rc.d likewise-open defaults
  • sudo /etc/init.d/likewise-open start

Setelah install paket untuk join domain berhasil, aku logout dan masuk dengan menggunakan join domain login: NamaDomain\johan dan pass:**** tekan enter, dan beberapa saat kemudian join domain pun berhasil.

Tidak berhenti sampai disitu, akupun langsung lanjutkan seting evolution dengan menggunakan setingan mode Exchange, dan tinggal klak klik disertai beberapa pengisian form, akhirnya berhasil juga konfigurasi evolution mail klien dengan MS ExChange.

Tidak lama kemudian aku coba install plugin di firefox tapi selalu gagal, karena minta root. Setelah cari cari masalahnya ternyata user ku yang di active direktory di set sebagai user administrator nggak bisa di buat sebagai user administrator di ubuntu, akhirnya setelah beberapa otak atik sana sini ketemu juga solusinya, yaitu dengan menambahkan sedikit script di visudo:

visudo
Add this line to the resulting file:
%YOURDOMAINNAME\\domain^admins ALL=(ALL) ALL

Contoh :

%Alloperator\\johan ALL=(ALL) ALL

Posted in UncategorizedComments (0)

Tags: ,

Menampilkan History Command Linux


Hari ini BT banget, karena harus cari cari setingan untuk menmapilkan History Command Linux. Sebenernya dulu udah pernah sih, tapi sekarang udah lupa he he he. Setelah beberapa kali otak atik ternyata baru inget kalo setingan ini ada pada file profile di directory /etc. Untuk menampilkan History Command Linux tersebut hanya tinggal konfigurasi file profile dan edit pada bagian:
HISTSIZE=0 menjadi HISTSIZE=50

Itu aja sih, gampang kan…, tapi kalo lupa temapatnya jadi ribet he he he, hamper 30 menit browsing Cuma buat cari solusinya he he he.

Posted in UncategorizedComments (0)

Tags: , ,

Group Policy, OU dan User


Artikel dibawah ini saya copy langsung dari sebuah website,

http://www.pranata.lipi.go.id/index.php/2007/05/29/group-policy-organizational-unit-dan-users

Berikut uraian mengenai Group Policy, OU dan User semoga bisa membantu rekan rekan.

Apabila Anda membangun sebuah server hal yang sangat penting adalah Membuat Group Policy, Organizational Unit dan membuat users. Tujuannya agar masing-masing user mempunyai account sesuai dengan kebutuhan dan kepentingannya.

Dalam User Account kadang-kadang tidak mulus atau ditolak dan tidak menerima User Account yang baru dibuat. Hal ini disebabkan Domain Securiy Policy dan Domain Controler Security Policy belum didefinisikan. Jika menemukan hal demikian Anda harus mencek Domain Securiy Policy dan Domain Controler Security Policy tersebut.

Untuk mengetahui dan memahami GPO, OU dan Users di bagian ini saya akan memberikan gambaran dan langkah-langkahnya. Sehingga dengan dibuatnya GPO, OU dan Users ini tidak sembarang orang bisa menggunakan dan memasuki server karena terikat otorisasi yang dibuat oleh Administrator jaringan.

GPO, OU dan User itu sendiri permisionnya bisa diatur, misalnya hanya membaca, menulis dan menghapus atau membaca saja, dan sebagainya. Hal ini bisa dilakukan oleh administrator jaringan. Selain itu, apabila Anda masuk ke server sebagai user, mungkin banyak fasilitas yang tidak bisa digunakan, misalnya untuk menginstalasi suatu aplikasi. Untuk itu Anda harus masuk sebagai Administrator atau bisa juga dibuatkan user setingkat Administrator. Artinya loginnya menggunakan Administrator dengan password yang sama seperti Anda masuk dan bekerja menggunakan komputer Server. Read the full story

Posted in UMUMComments (0)