Archive for the ‘LINUX’ Category
“Zarafa” collaborative software Open Source sebagai alternatif Microsoft Exchange
Zarafa merupakan collaborative software berbasis Open Source sebagai alternatif atau pengganti Microsoft Exchange, sehingga bisa dikatakan zarafa seperti halnya collaborative software yang sudah populer, yaitu zimbra. Banyak yang mengatakan bahwa zarafa lebih ringan dibandingkan zimbra.
Zarafa dikembangkan dari Belanda, dan berkembang sangat cepat di Eropa.
Zarafa memberikan email storage pada server side dan memiliki fitur Ajax-based mail client yang disebut WebAccess. Semua komponen server side dan WebAccess dari Zarafa dibawah lisensi AGPL . Beberapa fitur yang advance tersedia pada versi komersial.
Zarafa WebAccess memiliki kesamaan “look-and-feel” dengan aplikasi desktop Outlook. Jadi, bagi yang sudah terbiasa menggunakan Outlook, seharusnya tidak ada masalah menggunakan WebAccess. Selain itu tersedia personal address book, calendar, notes dan tasks, “Public Folders” dan shared calendar. Berikut ini komponen-komponen yang di bawa oleh Zarafa :
»Zarafa Server (zarafa-server) – The server process accepts connections for all clients through SOAP(HTTP), and stores the data in an SQL database.
» Zarafa License Manager (zarafa-licensed) – The licensed process checks which features will beavailable dependent on the license chosen for the Community, Standard, Professional or Enterprise edition.
» Zarafa Windows Client – The Zarafa client provides access to Outlook through an interface known asMAPI. The connections with the server are handled by SOAP.
» Zarafa Delivery Agent and Zarafa Spooler (zarafa-dagent, zarafa-spooler) – The tools which serve the email communication with the outside world. The dagent delivers mail from the Mail Transport Agent (MTA) to a Zarafa user. The spooler sends mail waiting in the outgoingqueue.
» Zarafa Admin (zarafa-admin) – The commandline administration tool is used to manage users, user information and groups.
» Zarafa Gateway (zarafa-gateway) – Optional service to provide POP3 and IMAP access to Zarafa users.
» Zarafa Monitor (zarafa-monitor) – Service which monitors user stores for quota exceeds.
» Zarafa Caldav (zarafa-caldav) – Optional service that provides iCal and CalDAV support. CalDAV is recommended due to speed and less data transfer.
» Zarafa Backup and Zarafa Restore (zarafa-backup, zarafa-restore) – A brick-level backup tools to create simple backups of stores and to restore (part of) those backups on a later point in time. This part is only available in Zarafa commercial editions.
» Zarafa-ssm – Optional service to provide monitoring and statistical data to Zarafa support. This part is only available for Professional and Enterprise editions
» Apache – Serves web pages of the WebAccess to the users browser.
» PHP – The WebAccess is written in this programming language.
» PHP-MAPI extension – Module for PHP to enable use of the MAPI layer. Through this module, MAPI functions are made accessible for PHP developers. This effectively means that MAPI web clients can be written. The WebAccess is such a client. Read the rest of this entry »
Install mod_geoip untuk Apache2 di Ubuntu 9.10
Dalam tulisan kali ini saya akan mendokumentasikan cara install mod_geoip untuk Apache2, installasi menggunakan apt-get sehingga pengguna linux yang belum begitu mahirpun bisa mengintall sendiri. kegunaan mod_geoip ini sangat banyak sekali, namun dalam installasi kali ini saya memanfaatkan mod_geoip untuk kebutuhan memisahkan pengunjung yang berasala dari luar negeri atau dari dalam negeri.
Install mod_geoip
Untuk menginstall mod_geoip, perintahnya berikut
aptitude install libapache2-mod-geoip
setelah melakukan perintah diatas, kemudian buka file /etc/apache2/mods-available/geoip.conf dan uncomment baris GeoIPDBFile
vi /etc/apache2/mods-available/geoip.conf
<IfModule mod_geoip.c>
GeoIPEnable On
GeoIPDBFile /usr/share/GeoIP/GeoIP.dat
</IfModule>
Kemudian restart service apache
/etc/init.d/apache2 restart
Uji Coba mod_geoip
Untuk mengetahui apakah proses installasi diatas sudah berhasil dan berjalan dengan baik, dapat dilakukan dengan membuat script pendek untuk test.
vi /var/www/geoiptest.php
<html>
<body>
<?php
$country_name = apache_note(“GEOIP_COUNTRY_NAME”);
print “Country: ” . $country_name;
?>
</body>
</html>
Mudah bukan installasi mod_geoip di ubuntu, ada yang lebih mudah ? sialhakndi share disini.
Install Web Server di Ubuntu Server
Hari ini install web server untuk keperluan hosting beberapa website kantor, server yang saya gunakan untuk keperluan ini adalah HP Proliat DL 120 G6 dengan sepesifikasi processor sebagai berikut :
| Processor Number | X3450 |
| # of Cores | 4 |
| # of Threads | 8 |
| Processor Base Frequency | 2.66 GHz |
| Max Turbo Frequency | 3.2 GHz |
| Intel® Smart Cache | 8 MB |
| Bus/Core Ratio | 20 |
| DMI | 2.5 GT/s |
| Instruction Set | 64-bit |
| Instruction Set Extensions | SSE4.2 |
| Embedded | Yes |
| Supplemental SKU | No |
| Processing Die Lithography | 45 nm |
| Max TDP | 95 W |
Untuk mempercepat proses baca dan tulis, hardisk yang di gunakan adalah hardisk dengan teknologi SAS yang di install menggunakan sistem RAID 0 yang memiliki kelebihan dimana akses beberapa blok bisa dilakukan secara paralel sehingga proses baca tulis disk bisa lebih cepat, sayangnya RAID 0 ini tidak menawarkan keamanan yang lebih baik terhadap kemungkinan hilangnya data. Untuk menghindari hilangnya data, maka di buat sistem backup baik secara incremental dan full backup di server lain.
Memory yang digunakan untuk keperluan ini besarnya adalah 8 Gb, sehingga harus menggunakan sistem 64 bit agar memory bisa kebaca semua.
Untuk urusan OS, saya serahkan ke Ubuntu 8.04 server 64bit dengan sistem LTS nya, sehingga ada dukungan resmi dari Canonical selaku pemilik Ubuntu sampai tahun 2013. Sebenernya ingin menunggu dan menggunakan rilis Ubuntu 10.04 LTS yang di support sampai 2015, namun karena rilis tersebut baru keluar sekitar april 2010, maka saya putuskan untuk menggunakan 8.04 server 64 bit.
Installasi OS Ubuntu 8.04 server 64 bit kali ini benar benar sangat minimize, hanya paket yang di perlukan saja yang terinstall dan beberapa paket yang tidak di perlukan sengaja di buang, hal ini sengaja dilakukan untuk mengurangi dampak dari adanya hole di beberapa paket aplikasi.
Setelah proses isntall OS Ubuntu 8.04 server 64 bit berhasil dilakukan, langkah selanjutnya adalah mengecek apakah hardware dapat berfungsi dengan baik.
Cek Processor #cat /proc/cpuinfo
processor      : 0
vendor_id      : GenuineIntel
cpu family     : 6
model          : 30
model name     : Intel(R) Xeon(R) CPU          X3450 @ 2.67GHz……
……
……
processor      : 7
vendor_id      : GenuineIntel
cpu family     : 6
model          : 30
model name     : Intel(R) Xeon(R) CPU          X3450 @ 2.67GHz
stepping       : 5
cpu MHz        : 2659.985
cache size     : 8192 KB
Cek Memory # cat /proc/meminfo
MemTotal:Â Â Â Â Â 8179032 kB
MemFree:Â Â Â Â Â Â 7879708 kB
Buffers:Â Â Â Â Â Â Â Â 20880 kB
Cached:Â Â Â Â Â Â Â Â 163392 kB
SwapCached:Â Â Â Â Â Â Â Â Â 0 kB
Active:Â Â Â Â Â Â Â Â Â 84352 kB
Inactive:Â Â Â Â Â Â 143944 kB
SwapTotal:Â Â Â 15623172 kB
SwapFree:Â Â Â Â 15623172 kB
Setelah Processor dan Memory terdeteksi dengan benar, saat sekarang install module yang di butuhkan utnuk keperluan website kantor. Oke tulisan kali ini sampai disini dulu saja.