Archive | NETWORKING

Mencari MX record alamat email

Sebelum saya menerangkan bagaimana mencari atau mengetahui  MX record yang digunakan pada sebuah alamat email, saya akan jelaskan terlebih dahulu apa yang dimaksud dengan MX record.

MX record merupakan salah satu tipe record untuk menyatakan kemana dan bagaimana e-mail harus diarahkan.

Untuk mencari MX record menggunakan OS Windows

[start] -> [Run], ketik [cmd] dan klik [OK]

kemudian akan muncul sebuah windows baru, dan ketikkan perintah :

C:\> nslookup

Default Server: pdc.corp.example.com

Address: 192.168.6.13

> server 172.31.01.01

Default Server: dns1.example.com

Address: 172.31.01.01

> set q=mx

> example.com.

Server: dns1.example.com

Address: 10.107.1.7

example.com MX preference = 10, mail exchanger = mail1.example.com

example.com MX preference = 10, mail exchanger = mail2.example.com

mail1.example.com internet address = 172.31.31.01

mail2.example.com internet address = 172.31.31.02

Dari contoh diatas, diketahui bahwa domain example.com untuk MX record nya di tangani oleh server dengan alamat  ”mail1.example.com internet address = 172.31.31.01″ dan ”
mail2.example.com internet address = 172.31.31.02″

Apabila ada orang mengirim email ke alamat johan@example.com, maka email itu akan akan di tujukan ke alamat server  172.31.31.01 atau 172.31.31.02 dan selanjutnya akan di olah lebih lanjutlagi, apakah email mau di forward ke alamat lain lagi atau tidak, tergantung dari kebijakan admin masing masing.

Posted in NETWORKING, TEKNOLOGI, WINDOWSComments (0)

Perbedaan POP3, IMAP & SMTP

Perbedaan POP3, IMAP & SMTP

Istilah POP3, IMAP & SMTP sering terdengar ketika melakukan seting mail client baik di PC Desktop atau SmartPhone, bahakan saat ini HP dengan harga yang tidak begitu mahal pun sudah dilengkapi dengan fasilitas email.

Namun tahukah rekan” apa itu yang dimaksud dengan POP3, IMAP & SMTP ? Dalam tulisan kali ini saya akan mencoba menjabarkan apa arti 3 istilah diatas.

POP3 (Post Office Protocol version 3) adalah protokol yang digunakan untuk mengambil surat elektronik (email) dari server email. Protokol POP3 dibuat karena desain dari sistem surat elektronik yang mengharuskan adanya server surat elektronik yang menampung surat eletronik untuk sementara sampai surat elektronik tersebut diambil oleh penerima yang berhak

IMAP (Internet Message Access Protocol) adalah protokol standar untuk mengakses/mengambil e-mail dari server. IMAP memungkinkan pengguna memilih pesan e-mail yang akan ia ambil, membuat folder di server, mencari pesan e-mail tertentu, bahkan menghapus pesan e-mail yang ada. Kemampuan ini jauh lebih baik daripada POP (Post Office Protocol) yang hanya memperbolehkan kita mengambil/download semua pesan yang ada tanpa kecuali.

SMTP (Simple Mail Transfer Protocol) merupakan salah satu protokol yang umum digunakan untuk pengiriman surat elektronik di Internet. Protokol ini dipergunakan untuk mengirimkan data dari komputer pengirim surat elektronik ke server surat elektronik penerima.

Perbandingan POP3 dan IMAP

Keterangan POP 3 IMAP
Email dapat ditinggalkan di Server Setting “leave message” harus diaktifkan Otomatis
Email beserta attachment-nya langsung di download ke local PC Otomatis Setting “Download all header and attachment” harus diaktifkan
Folder yang dibuat di Outlook otomatis muncul di Webmail dan sebaliknya Tidak Ya
Membaca email baru Cepat Ada delay sekitar 1-5 detik
Rule/Filter yang dibuat di Outlook otomatis berlaku di Webmail Tidak Hanya rule dari Webmail yang berlaku untuk Outlook
Email Backup Backup email harus dilakukan manual kecuali setting “leave message on server” diaktifkan Backup email otomatis dilakukan di server
Delete email Email yang dihapus langsung masuk ke “Deleted Folder” Email yang dihapus akan ditandai berupa garis coret pada header nya. Untuk menghapus secara permanent maka lakukan “Purge Deleted Messages”

Dari perbandingan diatas dapat dilihat bagaimana IMAP lebih baik daripada POP3 dalam untuk melakukan sinkronisi Folder dan Rule terhadap Webmail.

Untuk rekan” yang menggunakan HP lebih baik menggunakan protokol IMAP, karena dengan menggunakan protokol IMAP rekan rekan bisa set, apakah email di terima beserta attachmentnya aja atau cuma header nya saja.

Oke, Setelah mengetahui perbedaan diatas, saya harap rekan rekan bisa membedakan antara POP3 dan IMAP.

Oke, Selamat Mencoba. Thank’s

Posted in NETWORKING, TEKNOLOGIComments (1)

Linux LAN card, Full Duplex atau Half Duplex

Tulisan ini sengaja di tulis di blog ini karena barusan saya lupa untuk mengetahui bahwa Ethernet Card yang ada di PC Linux saya terset sebagai Full Duplex atau Half Duplex. Agar suatu hari nanti saya mudah mencari perintah untuk ganti mode dari Full Duplex menjadi Half Duplex maupun sebaliknya, maka saya dokumentasikan di blog pribadi ini. Berikut langkahnya :

  • Disini saya menggunakan Linux Ubuntu, Install mii-tool and ethtool tools

# apt-get install ethtool net-tools

Apabila menggunakan Red Hat Enterprise

# up2date ethtool net-tools

Apabila menggunakan Fedora Core

# yum install ethtool net-tools

  • Setelah proses installasi selesai, sekarang kita bisa melihat informasi LAN Card yang teroasang di PC kita

# ethtool eth0

dan keluarannya

Settings for eth0:
Supported ports: [ TP MII ]
Supported link modes: 10baseT/Half 10baseT/Full
100baseT/Half 100baseT/Full
Supports auto-negotiation: Yes
Advertised link modes: 10baseT/Half 10baseT/Full
100baseT/Half 100baseT/Full
Advertised auto-negotiation: Yes
Speed: 100Mb/s
Duplex: Full
Port: MII
PHYAD: 32
Transceiver: internal
Auto-negotiation: on
Supports Wake-on: pumbg
Wake-on: d
Current message level: 0×00000007 (7)
Link detected: yes

Atau bisa juga menggunakan perintah mii-tool

#mii-tool eth0

dan keluarannya

eth0: negotiated 100baseTx-FD flow-control, link ok

  • Bagimana cara merubah speed nya ?, berikut caranya

# mii-tool -F 100baseTx-HD
# mii-tool -F 10baseT-HD

kalo menggunakan

# ethtool -s eth0 speed 100 duplex full
# ethtool -s eth0 speed 10 duplex half

Oke, Selamat Mencoba

Posted in LINUX, NETWORKING, OPERATING SYSTEMComments (0)

Konfigurasi Tranparan Proxy dengan Bridge

Konfigurasi Tranparan Proxy dengan Bridge

Dalam tulisan kali ini saya akan membahas bagaimana caranya melakukan installasi Proxy Squid dengan model Bridge, Biar lebih jelas saya gambarkan seperti berikut:

Kenapa saya ingin menggunakan topologi seperti diatas ?, alasannya sangat simpel, karena saya tidak ingin merubah rubah konfigurasi di cisco untuk masalah redirect port, tapi sebenarnya ada alasan lain lagi selain alasan simpel yang saya jelaskan.

Dalam konfigurasi ini saya menggunakan Linux Ubuntu Server 8.04 dan semua paket yang di butuhkan di install menggunakan tool apat-get. Sedangkan Cisco nya menggunakan Cisco 2600. Berikut Langkah nya :

  • Install iptables ebtables bridge-utils di Ubuntu.

sudo apt-get install iptables ebtables bridge-utils

Kemudian edit file /etc/network/interfaces dan tambahkan baris berikut untuk konfigurasi Bridge

auto bridge01
iface bridge01 inet 172.16.70.2
pre-up ifconfig eth0 down
pre-up ifconfig eth1 down
pre-up brctl addbr bridge01
pre-up brctl addif bridge01 eth0
pre-up brctl addif bridge01 eth1
pre-up ifconfig eth0 0.0.0.0
pre-up ifconfig eth1 0.0.0.0
post-down ifconfig eth0 down
post-down ifconfig eth1 down
post-down ifconfig bridge01 down
post-down brctl delif bridge01 eth0
post-down brctl delif bridge01 eth1
post-down brctl delbr bridge01

Restart Network dengan cara sudo /etc/init.d/networking restart

  • Install SQUID

apt-get install squid

Untuk konfigurasi SQUID bisa di cari di google atau di situs resmi SQUID yang beralamat di http://squid-cache.org/

  • Setelah proses install dan konfigurasi Bridge dan Squid selesai, sekarang saat nya  konfigurasi untuk redirect traffic web dari LAN ke Bridge BOX secara transparan. Buka file /etc/rc.local dan tambahkan ke script berikut.

vim /etc/rc.local

/sbin/ebtables -t broute -A BROUTING -p IPv4 –ip-protocol 6 –ip-destination-port 80 -j redirect –redirect-target ACCEPT
/sbin/iptables -t nat -A PREROUTING -i bridge -p tcp –dport 80 -j REDIRECT –to-port 3128
/sbin/iptables -t nat -A PREROUTING -i eth0 -p tcp –-dport 80 -j REDIRECT –-to-ports 3128
/sbin/iptables -t nat -A PREROUTING -i eth1 -p tcp –-dport 80 -j REDIRECT –-to-ports 3128

/sbin/route add default gw 172.16.70.1

Dengan mengetikkan script diatas pada file rc.local, maka setiap reboot scritp diatas akan di jalankan.

Oke, selamat mencoba dan tentunya konfigurasinya Bridge dan Squid disesuakan dengan kebutuhan jaringan di Office Anda.

Posted in FEATURED, LINUX, NETWORKING, TEKNOLOGIComments (0)

Advertise Here

Shopping Cart

Sepatah Kata !

Ini merupakan blog pribadi. Semua yang ditulis disini adalah opini dari sudut pandang penulisnya sendiri serta tidak merepresentasikan dan/ atau berhubungan dengan pihak manapun. Untuk mencari berbagai artikel yang terdapat di blog ini, bisa dilakukan pencarian dengan mengisi keyword di form Search sesuai dengan yang diinginkan. Bagi pengunjung yang ingin mendapatkan berita berita yang update2date dari blog ini silahkan daftarkan email Anda dengan mengisikan email address pada form di bawah, dengan demikian setiap ada artikel terbaru Anda akan mendapatkan infonya melalui email

Calendar

March 2010
M T W T F S S
« Feb    
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  

Shout Mix